Begal di Siang Bolong! Pekerja Logistik di Lombok Tengah Minta Jaminan Keamanan Jalur Pujut
LOMBOK TENGAH — Profesi kurir ekspedisi di Kabupaten Lombok Tengah kini tampaknya harus ekstra waspada. Pada pertengahan bulan Mei ini, sebuah insiden pembegalan sadis menimpa seorang kurir pengantar paket di jalanan sepi kawasan Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Peristiwa ini memicu keresahan mendalam, tidak hanya bagi para pekerja logistik, tetapi juga bagi warga setempat yang melintasi jalur tersebut.
Insiden nahas ini menimpa Andi Saputra (28), seorang kurir dari salah satu perusahaan ekspedisi terkemuka. Pembegalan tersebut terjadi pada hari Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Lokasi kejadian berada tepat di jalan poros yang membelah area persawahan dan perbukitan sunyi di Desa Ketara, Kecamatan Pujut, yang memang dikenal sepi dari lalu lalang kendaraan saat siang hari menjelang sore.
Berdasarkan keterangan korban saat melapor ke pihak berwajib, aksi kejahatan ini bermotif perampasan harta benda dengan memanfaatkan kondisi jalanan yang lengang. Dua orang pelaku yang identitasnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian, diduga kuat sudah mengintai korban sejak ia keluar dari jalan raya utama menuju rute pedesaan. Target mereka adalah motor matic milik korban dan satu karung penuh berisi puluhan paket barang pesanan pelanggan.
Kronologi kejadian (How) berlangsung sangat cepat dan menegangkan. Saat Andi sedang memperlambat laju kendaraannya di sebuah tikungan tajam yang rusak, dua pelaku yang berboncengan menggunakan motor tanpa pelat nomor tiba-tiba memepetnya dari sebelah kanan. Salah satu pelaku langsung menendang motor Andi hingga ia terjatuh ke area semak-semak. Tanpa ampun, pelaku yang dibonceng turun sambil menghunuskan senjata tajam jenis parang ke arah leher korban, memaksanya menyerahkan kunci motor dan seluruh barang bawaan.
“Saya tidak berani melawan karena posisi parang sudah menempel di leher. Mereka langsung merampas kunci, membawa motor beserta puluhan paket yang belum sempat saya antar. Semuanya terjadi kurang dari lima menit,” ungkap Andi dengan nada bergetar saat memberikan keterangan di Polsek Pujut, Rabu (13/5/2026). Andi juga mengalami luka memar di bagian lutut dan siku akibat terjatuh dari kendaraan.
Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Pujut, Iptu Herman Syah, membenarkan adanya laporan pembegalan tersebut. Pihaknya kini telah menerjunkan tim buser untuk melacak keberadaan pelaku dan barang bukti. “Kami sudah memetakan ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan korban. Patroli di jam-jam rawan akan kami tingkatkan. Kami mengimbau agar para kurir tidak melintasi jalur alternatif yang terlalu sepi sendirian, terutama jika membawa barang berharga,” tegas Kapolsek.
